Lagu Fajar

‘Hey Jude’ milik The Beatles (1968) adalah satu dan tidak akan pernah ada lagi. Sebuah lagu dengan formula khusus membuat outro repetitif, yang ketika dinyanyikan secara live bisa memancing penonton untuk ikut bernyanyi. Cuma Paul McCartney yang bisa bikin lagu begitu.

29 tahun kemudian dua begundal bermana Noel & Liam Gallagher mencoba formula itu dalam lagu ‘All Around The World’— salah satu lagu di album ketiga mereka, ‘Be Here Now’. Namun rasanya, jika dibandingkan dengan lagu OASIS lainnya, lagu ini gagal dan terkesan maksa.

Di Indonesia, sebuah band yang personelnya anak-anak Institut Kesenian Jakarta (IKJ) merilis album berjudul ‘Titik Cerah’ (2002). Di dalamnya terdapat ‘Lagu Fajar’ yang dilalah juga memakai pendekatan lagu ‘Hey Jude’— dengan membuat penggalan lirik “Jadi dirimu. Ku lebih suka begitu. Engkau pun tahu, bila engkau selalu mampu” sebagai bagian yang repetitif di ujung lagu. Hasilnya lumayan. Bikin terngiang-ngiang. Dramatisnya dapet. Tapi sayang masih kalah pamor dibanding lagu mas-mas jamet macem “Curi-curi Pandang” atau lagu bucin macem “Jikalau’ dan “Aku Rela”.

Meskipun begitu, lagu ini jadi salah satu lagu favorit gue. Bukan cuma karena judulnya sangat personal, tapi karena sempat jadi salah satu anthem kehidupan saat sedang dalam fase sulit. Serius. Bagian akhir lagu ini sempat gue ulang-ulang karena seru aja dan bikin semangat.

__

Isu bubarnya NAIF yang ternyata sudah terjadi sejak akhir 2020 lalu cukup bikin kaget. Terakhir nonton di Synchronize Fest 2018. Nontonnya dari jarak jauh, ya… sekitar 300 meter dari panggung lah. Gue masih inget banget waktu itu di sekeliling gue banyak ABG Jakarta mabok amer pelukan sambil nyanyi lagu-lagu patah hati NAIF. Nggak banget dah hahaha.

__

Meski perjalanan mereka asoy geboy ngebut di jalanan ibukota harus terhenti di usia 25 tahun, bolehlah rasanya kita menaruh respect setinggi-tingginya. 7 album yang mereka buat sepanjang seperempat abad selalu melahirkan hits.

__

Buat gue, saat ini NAIF seperti almarhum Glen Fredly— wujudnya udah nggak ada tapi lagunya akan selalu hidup. Terima kasih, NAIF.

Pertama kali dipublikasikan di Instagram 11 Mei 2021.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s