Capek

Sekarang ini waktu tidur terasa sangat menyeramkan. Karena di waktu tidur gue bisa bertemu dengan banyak pikiran-pikiran, serta segala pertanyaan yang nggak akan pernah gue temui jawabannya hari ini, atau mungkin besok, atau mungkin minggu depan, atau malah nggak akan ketemu sama sekali.

Begitu banyak hal negatif di social media. Kabar mengenai orang-orang tolol sepanjang pandemi semakin banyak. Belum lagi kabar duka dari group WA, IG Story teman, Twitter dan lainnya bikin lumayan pusing. Masalahnya nggak cuma satu dua. Jumlahnya banyak. Setiap minggu selalu ada. Paling tidak tiga sampai lima orang.

Gue paham betul kalau nyawa seseorang bukan sesuatu yang bisa gue kontrol kapan mati dan hidupnya. Tapi keberadaan berita menyedihkan ini bikin gue merasakan sebuah perasaan yang gue sendiri nggak ngerti namanya apa. Sedih juga nggak, marah juga nggak, nggak ngertilah pokoknya nggak enak aja rasanya.

Akhirnya gue memutuskan untuk cuti seminggu. Lalu log out semua social media (kecuali Facebook yang terkonek ke beberapa e-commerce). Menonaktifkan notifikasi WA supaya nggak kepikiran kerja mulu. Semoga bisa bikin gue jadi lebih tenang.

Untuk teman-teman yang sedang berjuang survive di tengah pandemi, semoga tetap dikelilingi oleh hal-hal baik dan tetap diberi kekuatan oleh Tuhan. Baik-baik ya kalian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s